REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Personel militer pemerintah Suriah, Selasa (2/10), menewaskan 300 pria bersenjata di satu kota kecil di dekat Homs, Suriah tengah. Demikian laporan radio pro-pemerintah Sham FM.
Prajurit militer pemerintah pada Selasa melancarkan operasi di kota kecil Al-Qusair. ''Serangan itu menewaskan 300 pria bersenjata dan merusak 11 mobil yang dilengkapi dengan senapan mesin otomatis,'' kata radio Sham FM.
Radio Sham FM juga melaporkan satu lagi operasi militer yang menewaskan 15 pria bersenjata di Provinsi Aleppo, Suriah utara, Selasa. Bentrokan antara prajurit militer pemerintah dan gerilyawan bersenjata bertambah sengit. Sementara, media pro-pemerintah mengklaim militer unggul dalam pertempuran tanpa henti itu.
Masih pada Selasa, satu ledakan kecil terjadi di pos pemeriksaan militer di Ibu Kota Suriah, Damaskus, sehingga menimbulkan kerusakan materil. Ledakan itu terjadi Selasa larut malam dan ditujukan ke satu pos pemeriksaan di jalan Khalid Bin Al-Walid, Damaskus.
Ambulans segera dikerahkan ke lokasi ledakan. Tapi, tak ada perincian yang diberikan mengenai korban jiwa. Ledakan menimbulkan kerusakan materil seperti jendela yang pecah.