Ahad 07 Oct 2012 21:50 WIB

Turki Sarankan Bashar Turun Digantikan Wakilnya

Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.
Foto: Reuters/Abdo
Gerilyawan anggota Tentara Pembebasan Suriah melontarkan kecaman menentang Presiden Suriah, Bashar Al Assad, di Azzaz, Aleppo, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Wakil Presiden Suriah, Faruq al-Shara, adalah 'orang tepat' yang dapat menggantikan Presiden Bashar al-Assad sebagai kepala pemerintah peralihan untuk menghentikan perang di Suriah. Demikian kata Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu.

"Faruq al-Shara adalah orang tepat dan punya hati nurani serta tidak terlibat dalam pembunuhan di Suriah. Tidak seorang pun tahu sistem lebih baik kecuali dia," kata Davutoglu pada Sabtu di stasiun televisi publik TRT.

Menlu Turki itu menegaskan oposisi Suriah cenderung menerima Shara sebagai pemimpin masa depan pemerintah Suriah. Shara, tokoh Muslim Sunni dalam pemerintah yang dipimpin kelompok minoritas Alawi, dipercaya pemerintah itu. Dia menjadi menteri luar negeri selama 15 tahun sebelum menjadi wakil presiden pada tahun 2006.

Laporan-laporan bahwa ia membelot Agustus lalu dibantah Damaskus. Tetapi, beberapa pemimpin oposisi mengatakan ia agaknya berada dalam tahanan rumah.

Davutoglu mengatakan ia yakin wakil presiden Suriah itu masih di Suriah.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement