REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Korea Utara mengancam akan meluluhlantakkan dan memusnahkan daratan Amerika Serikat (AS) dari peta dunia. Ancaman itu bakal direalisasikan jika Negeri Paman Sam tersebut membiarkan Korea Selatan memperluas jangkauan rudal balistiknya.
Ancaman itu dilontarkan Komisi Pertahanan Nasional Korut. Melalui siaran langsung dari kantor berita pemerintah Korut (KCNA), Pyongyang mengaku terintimidasi dengan perjanjian pertahanan baru yang disepakati Seoul dan Washington pada akhir pekan lalu.
Pemerintahan Kim Jong-il menyatakan siap menerima ancaman militer dari Korsel dan AS. "Kami tidak menyembunyikan (kenyataan) angkatan bersenjata revolusioner (termasuk pasukan roket strategis) dapat menjangkau negara-negara boneka, dan pangkalan AS," tegas pernyataan tersebut, seperti dikutip dari laman the Guardian, Selasa (9/10).
Negara yang dijuluki George W. Bush, 'Poros Setan' itu, mengklaim militernya dapat mengimbangi kekuatan dan dominasi persenjataan perang di Kawasan Semenanjung Korea. Militer Korut tidak hanya mengarahkan rudal-rudal pendeknya ke arah Korsel, akan tetapi telah mengunci titik-titik pertahanan AS, seperti pangkalan militer AS di Kepulauan Guam, dan Jepang.