Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Putar Film Islam, Pendeta Hebohkan Vatikan

Selasa 16 Okt 2012 17:42 WIB

Rep: Afriza Hanifa/ Red: Hafidz Muftisany

Kota Vatikan

Kota Vatikan

Foto: worldgreatestsites.com

REPUBLIKA.CO.ID, VATICAN CITY -- Vatikan dihebohkan dengan pemutaran film Islam yang membuat takut para uskup gereja di negara pusat agama katholik tersebut.

Film yang diputar oleh seorang pendeta tersebut seperti dinukil guardian menayangkan prediksi pertumbuhan Islam di Eropa.

Seorang pendeta Katolik Roma, Peter Turkson menyebabkan kegemparan di negara para uskup. Dia menayangkan film berdurasi tujuh menit mengenai demografi muslim tersebut diputar saat acara diskusi bebas dalam pertemuan internasional yang mengumpulkan 262 uskup.

Turkson, seorang warga negara Ghana, salah seorang cardinal berbasis di Vatikan telah menyulut kekhawatiran diantara para uskup.

Salah seorang uskup pun menantangnya dengan menyiapkan bantahan dengan menghadirkan data yang bertolak belakang dengan apa yang di sajikan Turkson yang juga merupakan Presiden Dewan Keadilan dan Perdamaian tersebut.

Saat konferensi pers, Pastur Thomas Rosica mengatakan, klip film tersebut menjadi hal yang paling lucu selama diskusi pada konferensi yang dihelat selama tiga pekan. Islam pun kemudian menjadi desas-desus perbincangan dalam diskusi tersebut.

"Islam menjadi kunci perbincangan," ujarnya. Sementara itu, Tarkson tak dapat dihubungi terkait alasannya memutar video tersebut saat pertemuan Vatikan. Mengingat konferensi tersebut justru membahas bagaimana mengembalikan umat katholik yang murtad di beberapa negara maju.

Klip video tersebut pun telah diunggah di Youtube dari pengguna anonim pada tahun 2009. Viewers video tersebut telah mencapai 13 juta orang.

"Hanya dalam 39 tahun, Prancis akan menjadi Republik Islam" salah satu klaim video yang menggabungkan musik dramatis dengan data statistik populasi tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA