REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Penembakan dan serangan bom di Baghdad dan kota utama Irak utara, Mosul, sebagian besar menarget pejabat dan petugas keamanan Irak. Serangan pada Sabtu waktu setempat itu menewaskan enam orang.
Serangan kembar bom pinggir jalan paling mematikan di daerah pasar lingkungan Kadhimiyah, Baghdad utara, menewaskan dua orang. ''Serangan melukai sedikit-dikitnya 13 lagi,'' kata pejabat kementerian dalam negeri dan sumber kesehatan.
Serangan lainnya juga terjadi di ibu kota Baghdad. Gerombolan pria bersenjata peredam menembaki patroli polisi di Shaab di Baghdad utara. Pejabat setempat mengatakan serangan menewaskan dua anggota polisi.
Sementara, seorang pejabat yang bekerja di satu penjara di pinggiran Baghdad ditembak mati oleh pria bersenjata.
''Dia ditembak ketika sedang mengemudi di sepanjang jalan raya Al-Qanat di timur Baghdad,'' kata juru bicara Kementerian Kehakiman, Haidar Saadi. ''Seorang pejabat penjara, yang berada di mobil yang sama, terluka.''
Serangan juga terjadi Mosul yang berjarak sekitar 350 kilometer (220 mil) utara ibu kota. Orang-orang bersenjata menewaskan seorang tentara saat ia berada di luar rumahnya untuk cuti.