REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Korban tewas akibat kecelakaan truk bahan bakar gas (BBG) di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (1/11) pagi waktu setempat, bertambah menjadi 22 orang.
Al-Ekhbariya televisi melaporkan korban luka-luka akibat kecelakaan yang membuat gedung disekitar lokasi kejadian ambruk itu juga bertambah, dari 60 orang menjadi 111 orang. (baca: Truk BBG Meledak di Saudi, 14 Tewas).
Kantor Berita SPA melaporkan supir truk tak dapat mengendalikan kendaraannya saat melaju di atas jembatan layang di timur Riyadh. "Supir truk terkejut dan akhirnya menabrak pilar-pilar jembatan," kata juru bicara Departemen Pertahanan Saudi, Kapten Mohamde Hubail Hammadi.
Kepala keamanan, Saed al-Tweijri mengatakan api saat ini sudah dapat dikendalikan. Al-Tweijri menuding supir truk tersebut lalai sehingga membuat gas di dalam truk bocor dan memicu ledakan. (baca: Supir Truk yang Meledak di Riyadh Diduga WNI).