REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Lajnah Alquds di Asosiasi Dokter Arab mengkritik pernyataan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, yang menyebutkan wilayah Palestina hanyalah Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sementara, wilayah selebihnya merupakan wilayah milik Israel.
Lajnah Alquds juga mengecam pernyataan Abbas yang menolak hak kembali pengungsi Palestina.
''Pengorbanan bangsa Palestina untuk mengembalikan tanah airnya dan haknya kembali tidak mungkin dihapus oleh statemen tidak bertanggungjawab dari pejabat yang sudah habis masa jabatannya dan kepemimpinannya,'' ujar Ketua Lajnah Alquds, Jamal Abdus Salam, seperti dikutip infopalestina.
Ia mengaku heran bagaimana mungkin Abbas bersedia mengalah dari hak kembali pengungsi Palestina yang jumlahnya lebih dari 6 juta orang. Para pengungsi itu diusir dari tanah kelahiran mereka.
''Hak kembali adalah hak pribadi masing-masing warga Palestina yang terusir,'' kecamnya. ''Otoritas Palestina tidak punya hak untuk menolak hak kembali tersebut. Sebab, hak itu dijamin oleh hukum internasional.''