REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seorang tentara Inggris tewas dalam serangan 'orang dalam' di pangkalannya di Provinsi Helmand, Afghanistan, Ahad waktu setempat. Demikian kata Kementerian Pertahanan.
"Saya sangat menyesal untuk melaporkan kematian seorang prajurit dari The Royal Scots Borderers, Batalyon I Resimen Royal Skotlandia, yang ditembak oleh seorang individu mengenakan seragam Tentara Nasional Afghanistan di markasnya di Kabupaten Nad-e Ali," kata Laurence Roche, juru bicara Gugus Tugas Helmand.
"Ini adalah berita yang sangat menyedihkan bagi Batalyon dan semua orang yang bertugas di Satuan Tugas Helmand," tambahnya. "Seperti yang kita kenang akhir pekan ini, pikiran kita kini tertuju pada keluarga prajurit dan teman-teman yang kehilangan jauh lebih besar daripada kita.''
Kematian tersebut menjadikan 438 jumlah tentara Inggris yang tewas sejak beroperasi di Afghanistan pada Oktober 2001. Dari jumlah itu, setidaknya 395 adalah tewas akibat tindakan bermusuhan.
Pembunuhan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan "hijau atas biru" yang merusak serius kepercayaan antara pasukan NATO dan sekutu mereka di Afghanistan dalam melawan gerilyawan garis keras Taliban.