Rabu 14 Nov 2012 05:22 WIB

Vodafone Merugi di Negeri Sepakbola

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Fernan Rahadi
Vodafone
Foto: afp
Vodafone

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON  --  Perusahaan telekomunikasi asal Britania Raya, Vodafone, mengalami kerugian hingga 500 juta poundsterling semester pertama tahun ini. Bisnis mereka yang beroperasi di negara-negara sepakbola, khususnya Spanyol dan Italia, menyumbang kerugian cukup besar.

Pendapatan Vodafone semester pertama tahun ini hanya 5,9 miliar poundsterling. Saham Vodafone turun hingga empat persen menjadi 160 sen poundsterling.

Padahal, perusahaan telah mencoba mendongkrak pasar saham dengan mengumumkan penerimaan dividen tahun ini mencapai 2,4 miliar poundsterling dari perusahaan bersamanya dengan Amerika Serikat, Verizon Wireless.

CEO Vodafone, Vittorio Colao,  mengatakan penurunan pendapatan mencerminkan kondisi pasar yang sulit, terutama di Eropa Selatan."Konsumen menahan pengeluaran mereka," kata Colao dikutip dari The Guardian, Rabu (14/11).

Pendapatan jasa organik perusahaan turun 1,4 persen pada kuartal II 2012. Penurunan paling banyak terjadi di Eropa Selatan.

Secara keseluruhan, Vodafone melaporkan kerugian sebelum pajak mencapai 492 juta poundsterling sepanjang separuh tahun ini. Sementara kinerja positif berupa pendapatan naik hanya terjadi di sejumlah Kawasan Afrika, Timur Tengah, dan Asia Pasifik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement