REPUBLIKA.CO.ID, KANDAHAR -- Serangan bom mobil bunuh diri di dekat pangkalan NATO di Afghanistan selatan, terjadi tak lama setelah kunjungan Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, Kamis. Serangan menewaskan dua orang dan mencederai 16 lainnya.
Juru bicara Panetta mengatakan tidak ada indikasi menteri AS itu menjadi sasaran serangan tersebut. Panetta mengunjungi Pangkalan Udara Kandahar beberapa jam sebelum serangan itu. Dia datang untuk bertemu dengan pasukan AS sebelum liburan Natal.
"Serangan itu terjadi setelah Menteri (Panetta) kembali ke Kabul," kata juru bicaranya, George Little, seperti dikutip Reuters.
Tiga prajurit asing termasuk diantara mereka yang cedera dalam serangan tersebut.
Panetta dijadwalkan bertemu dengan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, pada Kamis malam ketika AS sedang mempertimbangkan seberapa besar pasukan tempur yang akan tetap berada di Afghanistan setelah misi NATO berakhir pada 2014.