Kamis 20 Dec 2012 15:36 WIB

Indonesia: Hamas-Fatah, Bersatulah!

 Presiden PLO, Mahmoud Abbas dari Fatah dan Pemimpin Hamas Khaled Meshaal berbicara dalam perundingan rekonsiliasi di Doha pada Ferbruari lalu.
Foto: REUTERS
Presiden PLO, Mahmoud Abbas dari Fatah dan Pemimpin Hamas Khaled Meshaal berbicara dalam perundingan rekonsiliasi di Doha pada Ferbruari lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia mendorong kepada dua faksi utama Palestina, Hamas dan Fatah untuk segera bersatu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Michael Tene,  mengatakan, pemerintah hanya mampu untuk mendorong keduanya agar akur dan dapat bekerja sama.

Persatuan, hamas dan Fatah juga dinilai akan membantu menyelesaikan konflik Palestina-Israel. “Kita selalu mendorong dua faksi itu bersatu,” katanya beberapa waktu lalu.

Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina meminta faksi-faksi di Palestina melakukan rekonsiliasi. Koodrinator Kaukus Almuzzammil Yusuf mengatakan, sebaiknya Indonesia menjadi tuan rumah dalam upaya tersebut, yang melibatkan Hamas dan Fatah. Menurutnya, beberapa anggota OKI, termasuk Mesir dan Turki, gencar mendorong rekonsiliasi.

Sayangnya, sering kali langkah itu kandas. Salah satu penyebabnya adalah persoalan diplomasi. Muzzammil menuturkan, perlu persatuan untuk memudahkan mewujudkan kemerdekaan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement