Ahad 23 Dec 2012 11:52 WIB

Jurnalis : Amerika Sengaja Tempatkan Diktator di Negara Kaya Minyak

Presiden AS Barack Obama.
Foto: AP Photo/Chris Carlson
Presiden AS Barack Obama.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Jurnalis, pengacara, sekaligus penulis buku Glenn Greenwald mengungkapkan informasi besar terkait pengaruh pemerintah Amerika terhadap negara Muslim di dunia.

Dikutip dari PressTv, Ahad (23/12) Greenwald menyebut, semua pemerintah Amerika sengaja menempatkan pemimpin-pemimpin diktator di negara Muslim untuk melayani kepentingan Washington.

Dalam wawancaranya dengan Global Research, Greenwald mengatakan semua pemerintahan Amerika, termasuk pemerintahan Barack Obama, telah mencoba menempatkan diktator di negara muslim, khususnya di negara dengan kandungan minyak yang luar biasa.

Menurutnya, contoh dari kebijakan  Washington ini, adalah dukungan Amerika bagi rezim Al Khalifa di Bahrain. Banyaknya penindakan terhadap para pengunjuk rasa dan pemenjaraan aktivis politik, sama sekali tidak mendorong Amerika melakukan appaun.

"Mereka [rezim Bahraini] membunuh pengunjuk rasa yang berdemonstrasi secara damai. Obama pun tidak melakukan apapun," ujar Greenwald.Begitu juga, lanjutnya, ketika Bahraini terus memperkuat rezim yang menindak warga dengan brutal.

Mengacu pada serangan pesawat tak berawak Amerika di beberapa negara, termasuk Pakistan, Yaman dan Somalia, kata Greenwald, pemerintahan Obama hanya percaya ia berhak membunuh siapa pun dengan dalih memrangi terorisme. Pemerintahan Obama, kata Greenwald, bahkan lebih agresif daripada mantan presiden George W Bush. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement