REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Seorang polisi wanita (Polwan), Ahad (24/12), menembak mati seorang penasehat sipil asing di markas besar kepolisian Kabul. Demikian kata para pejabat.
Ini merupakan insiden pertama serangan dalam koalisi yang dilakukan seorang wanita. Insiden terbaru dalam serangkaian serangan dalam kelompok koalisi yang sangat merusak kepercayaan antara pasukan NATO dan sekutu Afghanistan mereka dalam perang menghadapi gerilyawan Taliban.
Seorang juru bicara ISAF (Pasukan Bantuan Keamanan Internasional) mengatakan korban adalah seorang penasehat sipil. Dia meninggal akibat luka-luka. Polwan yang menembaknya telah ditahan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Sediq Seidiqqi, mengonfirmasikan insiden itu. Dia mengatakan penyelidkan sedang dilakukan.
Seorang pejabat senior keamanan yang berbicara kepada AFP mengatakan korban adalah seorang penasehat dari NATO. Insiden itu terjadi di markas besar polisi Kabul.