REPUBLIKA.CO.ID, PHUKET -- Juru bicara UNHCR, Vivian Tan mendesak Thailand tidak mengusir 73 orang pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan Negeri Gajah Putih.
Dikutip dari VOA, Kamis (3/1), para pejabat PBB akan mengadakan pertemuan dengan pihak berwenang Thailand agar dapat menemui para pengungsi. Tan juga berharap dapat mendapatkan informasi tentang siapa saja para pengungsi tersebut dan apa saja yang mereka butuhkan selama ini.
Sebelumnya, rombongan 73 pengungsi Rohingya ditemui berada di kawasan perairan Thailand. Mereka melarikan diri dari penindasan dan kekejaman yang terjadi di Rakhine, Myanmar Barat.
Sebelum sampai di Thailand, sebenarnya para pengungsi Rohingya ini berencana mencari suaka ke Malaysia.