REPUBLIKA.CO.ID, PESHAWAR -- Satu ledakan di lembah Swat, baratlaut Pakistan, menewaskan 22 orang dan melukai 80 orang lebih. Para pejabat setempat, Jumat, mengatakan ledakan disebabkan oleh bom.
Lokasi ledakan berada di pinggiran Mingora, kota utama distrik Swat, Kamis. Itu adalah ledakan paling mematikan di Swat sejak militer Pakistan menyatakan tempat itu kembali di bawah kendali pemerintah pada Juli 2009.
"Ledakan itu terjadi akibat bom. Sekitar lima kilogram bahan peledak digunakan dalam ledakan itu," kata Shafqat Malik, pejabat senior penjinak bom di Peshawar, kepada AFP.
Laporan awal mengatakan ledakan itu disebabkan oleh tabung gas yang meledak. Tidak ada jejak bahan peledak ditemukan di lokasi ledakan.
Kepala Kepolisian Daerah Swat, Akhtar Hayat, mengatakan bahwa penyelidikan bersama polisi dan tentara sedang berlangsung. "Itu adalah insiden terorisme, kami sedang menyelidiki rincian lebih lanjut," katanya kepada AFP.