Selasa 15 Jan 2013 06:56 WIB

Rencana Israel Bangun Permukiman Terus Dikecam

Warga Palestina memprotes pemukiman Israel
Foto: AP/Majdi Mohammed
Warga Palestina memprotes pemukiman Israel

REPUBLIKA.CO.ID, PBB, NEW YORK -- Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, kembali menyatakan kekecewaannya atas rencana Israel melakukan pembangunan permukiman di Daerah E1 di Tepi Barat Sungai Jordan.

"Sekretaris Jenderal mengikuti dengan keprihatinan perkembangan mengenai rencana yang diumumkan bagi pembangunan permukiman Israel di Daerah yang disebut E1. Untuk itu, ia menyampaikan kekecewaan besarnya di dalam pernyataannya pada 2 Desember," demikian isi pernyataan yang dikeluarkan di Markas PBB oleh juru bicara Ban.

Lebih lanjut, Ban meminta agar Israel segera membatalkan rencana pembangunan tersebut.

Di dalam pernyataan itu, Ban menggaris-bawahi bahwa permukiman Israel di Tepi Barat tidak sah berdasarkan hukum internasional. Ia kemudian meminta segala bentuk protes yang dilayangkan pada Israel agar bisa dilakukan secara damai.

"Sekretaris Jenderal menegaskan pentingnya protes itu terus berjalan damai dan hak untuk memprotes secara damai juga harus sepenuhnya dihormati," kata pernyataan tersebut.

Keputusan pemerintah Israel untuk membangun permukiman baru Yahudi diambil sehari setelah Palestina memperoleh peningkatan status di PBB menjadi negara pengamat non-anggota pada 29 November.

sumber : Antara/Xinhua-Oana
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement