REPUBLIKA.CO.ID, KANDAHAR -- Satu ledakan ranjau darat merobek satu kendaraan warga sipil di Afghanistan selatan. Ledakan menewaskan enam anggota satu keluarga. Demikian kata pemerintah provinsi pada Sabtu.
"Enam orang semua berada di dalam mobil tersebut. Mereka yang terdiri dua orang tua, dua wanita dan dua pria itu tewas dalam ledakan ranjau di Kabupaten Nad Ali di Provinsi Helmand," kata Ahmad Zirak, juru bicara gubernur provinsi itu, kepada AFP.
Ledakan terjadi pada sekitar pukul 19.00 waktu setempat pada Jumat. Ledakan terjadi saat mereka bepergian dari satu desa ke desa lain di kabupaten itu.
Mohammad Ismail Hotak, wakil direktur pusat koordinasi untuk pasukan keamanan di Helmand, membenarkan jumlah korban tersebut.
Bom pinggir jalan adalah senjata favorit di kalangan gerilyawan yang berjuang menggulingkan pemerintah Presiden Hamid Karzai dukungan Barat. Bahan peledak itu ditempatkan tanpa pandang bulu dan secara teratur membunuh warga sipil.