Rabu 06 Mar 2013 22:54 WIB

Italia Akan Bentuk Pemerintahan Teknokrat

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Dewi Mardiani
Giuseppe Piero Grillo, komedian yang memenangkan pemilu Italia.
Foto: Reuters
Giuseppe Piero Grillo, komedian yang memenangkan pemilu Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Presiden Italia, Giorgio Napolitani, mengundang kelompok nonpartai untuk bergabung bersama pemerintahan mendatang. Ajakan ini menjadi jalan keluar dari kebuntuan politik pascahasil pemilihan umum akhir bulan lalu.

Seorang pejabat di lingkaran kepresidenan mengatakan, solusi membentuk pemerintahan teknokrat melihat adalah hasil pertimbangan Partai Demokrat yang gagal meraih suara mayoritas di Majelis Rendah.

''Napolitano menghendaki dukungan luas untuk pemerintahan partai pemenang dalam kepemimpinan mendatang.'' Kata sumber itu kepada Reuters, Rabu (6/3). Keputusan mengenai koalisi ini selambatnya akan terjadi sebelum Jumat (15/3) mendatang.

Partai politik baru bernama Gerakan Bintang Lima (5SM) membuyarkan friksi politik dalam pemilihan umum Italia, Februari lalu. Partai pimpinan seorang bekas komedian, Beppe Grillo, ini memecah belah suara pemilih di Italia.

Partai Demokrat di Italia yang merangkul kelompok menengah gagal mendulang suara mayoritas di Majelis Rendah. Padahal, partai berpaham kiri ini diunggulkan. Partai Demokrat hanya punya 29,54 persen suara dan berhak atas 113 kursi di parlemen. Namun, butuh sekira 158 kursi di parlemen untuk membentuk kabinet dan pemerintahan baru.

Fakta ini membuat partai yang mengusung Pier Luigi Bersani sebagai perdana menteri tidak akan langgeng menjalankan perannya sebagai eksekutif.

Keputusan untuk membentuk pemerintahan teknokrat membuat Partai Demokrat melirik ke 5SM. Partai baru yang antikemapanan dan anti-Zona Euro ini punya 54 jatah kursi di legislatif. Koalisi antara kiri dan kelompok Grillo memungkinkan Bersani kuat meloloskan kebijakan-kebijakannya.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement