Jumat 29 Mar 2013 09:23 WIB

Begini Reaksi Keras Rusia pada Liga Arab

Logo Liga Arab
Logo Liga Arab

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW---Rusia pada Kamis mengecam keras Liga Arab, menyebut keputusannya mengakui oposisi Suriah sebagai wakil negara berarti organisasi itu meninggalkan rencana untuk penyelesaian damai.

Pada KTT Liga Arab ke-24, yang berakhir di ibu kota Qatar Doha pada Selasa, Suriah diwakili oleh Koalisi Nasional oposisi Suriah yang didukung Barat yang dipimpin Ahmed Moaz al-Khatib. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan, Moskow melihat pertemuan puncak itu sebagai kehancuran dari upaya-upaya untuk mencapai penyelesaian politik.

Lavrov mengatakan mentransfer kursi Suriah di Liga Arab kepada kelompok oposisi telah melanggar aturan-aturan prosedur, yang menurutnya konsensus diperlukan bagi satu negara untuk dihapus. Keputusan itu ditentang oleh Irak dan Aljazair, sementara Lebanon abstain. Lavrov juga meragukan kemampuan utusan khusus PBB dan Liga Arab Lakhdar Brahimi setelah keputusan Doha untuk mengejar mandatnya memajukan perundingan antara pemerintah Suriah dan oposisi.

Pernyataan ini melanjuti pernyataan Departemen Luar Negeri Rusia yang menggambarkan keputusan Liga Arab untuk memungkinkan para anggotanya memasok pasukan oposisi Suriah dengan senjata sebagai pelanggaran hukum internasional.

Liga Arab menangguhkan keanggotaan rezim Bashar al-Assad pada keanggotaan tahun 2011 sebagai hukuman atas tindakan kekerasan terhadap pasukan oposisi. Liga kemudian menawarkan kursinya yang kosong kepada Koalisi Nasional Suriah pada pertemuan di ibu kota Mesir, Kairo, pada 6 Maret.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement