Selasa 02 Apr 2013 18:50 WIB

Serangan Bom Truk Tewaskan 11 Orang

Serangan bom bunuh diri terus melanda Irak. (ilustrasi)
Foto: Reuters/Atef Hassan
Serangan bom bunuh diri terus melanda Irak. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Seorang pembom truk bunuh diri menewaskan 11 orang di markas besar polisi pada Senin. Sementara, data menunjukkan bahwa Maret adalah bulan paling banyak memakan korban jiwa di Irak sejak Agustus tahun lalu.

Truk tangki minyak diledakkan di markas polisi di Tikrit, kampung halaman mantan presiden Saddam Hussein, sekitar 160 kilometer utara Bagdad. ''Bom juga mencederai 59 orang,'' kata pejabat keamanan dan kesehatan.

''Di antara para korban adalah 10 polisi tewas dan 56 orang lainnya cedera,'' kata sumber-sumber itu. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan itu terjadi saat Irak akan memperingati 10 tahun invasi AS atas negara itu. Invasi yang dilakukan untuk menggulingkan Saddam Hussein dan membentuk satu sekutu yang stabil dan demokratis di Timur Tengah.

Serangan bom terjadi menjelang pemilihan tingkat provinsi yang akan diselenggarakan pada 20 April di 12 dari 18 provinsi Irak. Itu menjadi pemilu pertama sejak pemilihan parlemen pada Maret 2010.

Data yang dihimpun AFP berdasarkan pada laporan-laporan dari para pejabat keamanan dan medis menunjukkan Maret adalah bulan yang paling banyak korban tewas di Irak sejak Agustus. Data mencatat 271 orang tewas dan 906 orang cedera dalam serangan-serangan.

Angka korban tewas itu meningkat lebih tajam ketimbang Februari yang mencatat 220 orang tewas dan 571 orang lainnya cedera.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement