REPUBLIKA.CO.ID, CHONGQING -- Lebih dari seratus murid di Taman Kanak-Kanak Guji di Kotapraja Changsha, Kabupaten Kaixian satu, Chongqing, Cina Baratdaya, secara tiba-tiba mendapatkan luka aneh. Bagian tubuh mereka mengeluarkan darah tanpa sebab.
"Sejauh ini ini, sebanyak 115 murid dari telah dibawa ke tiga rumah sakit lokal untuk diobati dan diperiksa," kata sumber beberapa sumber di Pusat Reaksi Darurat Kesehatan Masyarakat di kabupaten itu, seperti dinukil dari Xinhua, Jumat (12/4).
Sampel darah dan urin mereka telah dikirim ke Kota Chongqing dan Beijing untuk diperiksa.
Dinas Kesehatan setempat melakukan pemeriksaan menyeluruh atas semua sebanyak 300 anak di taman kanak-kanak yang dikelola swasta itu, setelah sebagian dari mereka memperlihatkan beberapa gejala pada Rabu (10/4) kemarin.
Semua anak yang dirawat di rumah sakit berada dalam kondisi stabil. "Di antara mereka, dua anak berada dalam kondisi yang relatif serius tapi tidak mengancam nyawanya," masih kata sumber rumah sakit.
Para ahli kesehatan mulanya mengesampingkan kemungkinan penyakit menular. Tapi ahli kesehatan dari pemerintah lokal serta Komisi Keluarga Berencana dan Kesehatan Nasional telah memulai penyelidikan terkoordinasi mengenai penyebab wabah itu.