Sabtu 04 May 2013 09:51 WIB

Georgia Akhirnya Ikuti Olimpiade di Rusia

Presiden Georgia, Mikheil Saakashvili
Foto: telegraph.co.uk
Presiden Georgia, Mikheil Saakashvili

REPUBLIKA.CO.ID, TBILISI -- Georgia akan mengambil bagian dalam Olimpiade Musim Dingin tahun depan di Rusia, kata seorang pejabat negara itu dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Reuters, Sabtu (4/5). Hal itu menandai peredaan ketegangan dalam hubungan antara kedua negara tersebut.

Rusia dan Georgia memutuskan hubungan setelah perang singkat 2008, yang disusul dengan ketegangan bertahun-tahun karena dukungan Moskow bagi dua wilayah separatis Georgia, termasuk Abkhazia yang terletak hanya beberapa kilometer dari Sochi, dimana Rusia menghabiskan dana lebih dari 50 milyar dolar untuk menjadi tuan rumah Olimpiade itu.

Presiden Georgia Mikheil Saakashvili, seorang tokoh pro-Barat, sebelumnya menunjukkan keberatan atas tempat pesta olah-raga itu di dekat Abkhazia. Tempat itu merupakan lokasi pasukan Georgia bertempur dengan gerilyawan Abkhazia pro-Moskow dalam perang saudara pada 1990-an.

"Komite memutuskan bahwa Georgia akan mengambil bagian dan saya rasa itu merupakan keputusan yang sangat bagus," kata ketua komite Leri Khabelov kepada Reuters setelah keputusan Kamis larut malam itu. "Saya senang para olahragawan kami tidak sia-sia mempersiapkan diri untuk Olimpiade ini," katanya.

Ia menambahkan, Georgia akan mengirim permohonan resmi mengenai keikutsertaannya kepada Komite Olimpiade Internasional sebelum 7 Mei. Perdana Menteri Bidzina Ivanishvili, yang koalisinya mengalahkan partai Gerakan Persatuan Nasional kubu Saakashvili dalam pemilihan umum parlemen pada Oktober lalu, mempertaruhkan popularitasnya dengan memperbaiki hubungan dengan Rusia.

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement