REPUBLIKA.CO.ID, KARACHI -- Seorang calon dalam pemilihan umum Pakistan ditembak mati bersama dua pendukungnya di kota finansial Karachi menjelang pemungutan suara pada Sabtu. Demikian kata sejumlah pejabat.
Shakil Ahmed adalah seorang pengusaha dan calon independen untuk dewan di provinsi wilayah selatan, Sindh. Dia didukung oleh sebuah kelompok di Gerakan Muttahida Qaumi (MQM) yang merupakan partai utama yang menguasai Karachi.
"Kami menerima tiga mayat, termasuk Shakil Ahmed," kata Dokter Semi Jamali, kepala unit gawat darurat di Rumah Sakit Jinnah.
Khalid Hamid, juru bicara kelompok MQM yang mendukung Ahmed, mengkonfirmasi kematiannya.
"Orang-orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan ke arah Shakil Ahmed. Dia bersama dua pendukungnya tewas di lokasi kejadian,'' katanya kepada AFP. ''Mereka berada di daerah Landhi, Karachi, untuk pertemuan pemilu."
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan itu. Data AFP menunjukkan Serangan-serangan terhadap politikus dan anggota partai politik menewaskan 127 orang sejak pertengahan April.
Komisi HAM Pakistan menyebut pemilu tahun ini sebagai yang paling keras dalam sejarah Pakistan.