Selasa 21 May 2013 05:27 WIB

IAEA: Banyak Negara Ingin Nuklir Israel Diselidiki

Reaktor Nuklir Israel, Dimona
Reaktor Nuklir Israel, Dimona

REPUBLIKA.CO.ID, Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano mengatakan, banyak negara menginginkan inspeksi terhadap program rahasia nuklir Israel.

Sebagaimana dilaporkan IRNA, Amano dalam wawancara dengan Russia Today, juga menuturkan bahwa mayoritas negara dunia menyerukan partisipasi Israel dalam konferensi internasional untuk menciptakan zona bebas senjata nuklir di Timur Tengah dalam kerangka Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Menjawab pertanyaan tentang senjata nuklir Israel, Amano menambahkan, Tel Aviv menolak bergabung dengan NPT. Oleh karena itu, IAEA hanya dapat mengakses instalasi-instalasi yang diizinkan secara suka rela oleh Israel.

Menurut berbagai laporan, Israel menyimpan lebih dari 200 hulu ledak nuklir dan berbagai jenis senjata berbahaya lainnya. Israel merupakan bahaya utama bagi keamanan wilayah Timur Tengah dan seluruh dunia.  Serangan ke sejumlah negara di Timur Tengah merupakan bukti nyata atas arogansi Israel dan brutalitas mereka.

Meskipun menyimpan senjata nuklir dan menolak inspeksi IAEA, Israel gencar melontarkan klaim-klaim tak berdasar terkait program nuklir damai Republik Islam Iran. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement