Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Jadi Ketua ASEAN 2014, Myanmar Latih Diplomatnya di Indonesia

Rabu 22 May 2013 19:06 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Peta ASEAN

Peta ASEAN

Foto: confluence.furman.edu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Lima belas diplomat Myanmar dan beberapa pejabat resmi pemerintah Myanmar saat ini berada di Jakarta untuk mempersiapkan negaranya sebagai Ketua ASEAN 2014.

Berdasar keterangan pers dari Sekretariat ASEAN yang diterima Republika.co.id, di Jakarta, Rabu (22/5) mereka berada di Jakarta mulai 13 - 24 Mei untuk mengikuti program konsultasi dengan pejabat dari Kementrian Luar Negeri Indnoesia, sesi diskusi dengan Sekretariat ASEAN dan program lain.

Kunjungan dua pekan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan kepakaran antara pemangku kepentingan terkait posisi Ketua ASEAN.

Beberapa agenda utama tersebut yakni perkenalan terhadap proses kerja dan prosedur dalam ASEAN dan Sekretariat ASEAN dengan fokus pada fungsi Ketua dan identifikasi topik prioritas--dijuluki--yang bisa diusung dalam Agenda ASEAN di bawah kepemimpinan ASEAN

Selain itu mereka juga melakukan konsultasi dengan Komite Perwakilan Permanen ASEAN (CPR) dengan fokus pada topik prioritas dan harapan ASEAN di bawah Myanmar pada 2014.

Tak hanya itu mereka juga akan berkonsultasi dengan tiga duta besar untuk ASEAN yakni Jepang, Cina dan India. Mereka juga dijadwalkan berdiskusi dengan perwakilan dari delegasi Uni Eropa.

Selain itu, mereka juga bakal menjalani modul pelatihan selama dua hari mengenai 'public and media relation". Pelatihan itu fokus pada bagaimana secara profesional menghadapi wartawan media internasional dan memenuhi kebutuhan logistik dan teknis dalam peliputan media baik dari pihak Myamar maupun media internasional.

ASEAN juga akan memberikan kontak-kontak dan jaringan kunci pemangku kepentingan dalam ASEAN dalam latihan lanjutan.

Program ini akan diakhir dengan pelatihan dua pekan dalam program "Pelatihan Internasional untuk Diplomat" di Foreign Service Academy, Kementrian Luar Negeri Jerman, di Berlin dan Belgia pada akhir Juni 2013

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA