REPUBLIKA.CO.ID, QUETTA -- Sebuah bom, yang ditanam di kendaraan roda tiga semacam becak, mengoyak kendaraan yang digunakan oleh pasukan keamanan di barat daya Pakistan pada Kamis. Aparat kepolisian setempat mengatakan ledakan menewaskan sedikitnya 12 orang.
Bom itu diledakkan dari jarak jauh dan mengandung sekitar 100 kilogram (220 pon) bahan peledak. Bom itu menargetkan satu truk yang membawa anggota pasukan paramiliter pemerintah di pinggiran Quetta, ibu kota Provinsi Baluchistan, yang bergolak.
Baluchistan, provinsi terbesar dan paling berkembang di Pakistan, dilanda aksi kekerasan sektarian. Aksi pemberontakan yang berlangsung lama dilancarkan oleh kaum separatis. Serangan-serangan terhadap pasukan keamanan sering terjadi.
"Setidaknya 12 orang tewas, 11 dari mereka adalah aparat keamanan," kata pejabat senior polisi, Fayyaz Sumbal, kepada AFP.
"Bom itu ditanam di becak (roda tiga). Targetnya adalah sebuah truk Baluchistan Constabulary yang membawa petugas keamanan. "Sebanyak 11 orang terluka dalam serangan itu.''