REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pesawat terlambat atau delay satu atau dua jam dari jadwal pemberangkatan mungkin biasa. Tapi apa jadinya jika pesawat terlambat berangkat hingga 30 jam.
Kejadian itu terjadi di Bandara Internasional Kairo, Mesir. Sebanyak 164 penumpang EasyJet rute Kairo-London terpaksa menahan kesal lantaran harus menunggu satu hari lebih. Ironisnya, di antara ratusan penumpang itu ada yang sedang hamil, membawa bayi dan berusia lanjut.
"Benar-benar memalukan. Penumpang banyak yang menangis dan kehilangan mereka. Seorang perempuan yang hamil enam bulan, bahkan harus tidur di bangku penumpang dan kondisi saat itu sangat panas dan tidak ada makanan, bayangkan saja!" jelas seorang penumpang bernama Luke Gayle, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (2/7).
Apalagi saat ini Mesir sedang mengalami puncak musim panas. Tak pelak kondisi itu membuat para penumpang kegerahan.
Maskapai juga melarang penumpang menelpon atau menghubungi pihak keluarga. Gayle mengatakan, penumpang seperti disekap selama 30 jam tersebut. Namun, alhirnya EasyJet secara khusus meminta maaf kepada para penumpang dan memberikan ganti rugi.