Selasa 02 Jul 2013 09:48 WIB

Direktur Bank Vatikan dan Wakilnya Mundur

Rep: Nur Aini/ Red: Citra Listya Rini
Kota Vatikan
Foto: traildino.com
Kota Vatikan

REPUBLIKA.CO.ID, VATIKAN -- Direktur Bank Vatikan dan wakilnya mengundurkan diri setelah ada skandal keuangan. Hal itu dilakukan setelah pendeta senior asal Italia ditangkap karena tuduhan korupsi dan penipuan.

BBC melaporkan Paolo Cipriani dan Massimo Tulli mengajukan pengunduran diri karena alasan kepentingan terbaik institusi dan gereja pada Senin (1/7) waktu setempat. 

Hal itu dilakukan tiga hari setelah penangkapan Monsignor Nunzio Scarano. Pria berusia 61 tahun tersebut ditangkap bersama dua orang lainnya karena tuduhan penyelundupan 20 juta euro. 

Scarano, pendeta dari Italia Selatan bekerja bertahun-tahun sebagai akuntan senior di departemen Vatikan yang dikenal dengan Apsa. Dia diselidiki polisi Italia untuk serangkaian transaksi mencurigakan yang melibatkan pencucian uang melalui Bank Vatikan dan digambarkan sebagai sumbangan gereja.

Dua orang lainnya adalah Giovanni Maria Zito yang merupakan agen dinas rahasia Italia dan broker keuangan, Giovanni Carenzio.

Ernst von Freyberg, presiden bank saat ini, akan melayani direktur interim, menggantikan Cipriani. Posisi baru, kepala managemen risiko juga akan dibuat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan keuangan. 

Pekan lalu, Paus Franciskus membentuk komisi penyelidikan bank yang telah dilanda tuduhan pencucian uang selama beberapa dekade. Bank Vatikan yang secara resmi dikenal sebagai Works of Religion (IOR), adalah salah satu bank paling rahasia di dunia. Dia memiliki 114 karyawan dengan aset senilai 5,4 miliar euro. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement