Sabtu 13 Jul 2013 02:50 WIB

2, 5 Juta Anak Suriah Butuh Bantuan Pendidikan

Dua anak Suriah di antara tenda-tenda pengungsian. Perang saudara telah membuat penduduk negara itu menderita.
Foto: dec.org.uk
Dua anak Suriah di antara tenda-tenda pengungsian. Perang saudara telah membuat penduduk negara itu menderita.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Dampak perang saudara di Suriah sangat dirasakan oleh anak anak, terutama mereka yang masih mengenyam pendidikan di wilayah konflik tersebut.

Badan bantuan Save The Children pada Jumat (12/7) melaporkan lebih dari seperlima dari gedung sekolah hancur atau tidak dapat digunakan dalam kemelut lebih dari dua tahun di Suriah. Setidaknya sekitar 3.900 sekolah di Suriah dilaporkan hancur atau tidak dapat digunakan lagi pada Januari 2013.

"Tetapi perkiraan yang lebih baru April menunjukkan satu peningkatan cepat dalam jumlah ini, dengan 22 persen dari 22.000 gedung sekolah tidak dapat digunakan," katanya. "Dampak kombinasi dari konflik itu membahayakan pendidikan 2,5 juta anak usia sekolah dan orang-orang muda."

Kepala Eksekutif Save The Children, Jasmine Witbread dalam satu pernyataan yang disertakan dengan laporan itu mengatakan:

"Ruang kelas seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan medan tempur di mana anak-anak menderita akibat kejahatan-kejahatan yang mengerikan. Anak-anak jadi sasaran serangan yang menewaskan menewaskan."

Laporan itu menyeru bantuan kemanusiaan lebih banyak diberikan pada sekolah, dan mengatakan sektor pendidikan Suriah meminta dana 45 juta dolar AS Januari dari Rencana Tanggapan Bantuan Kemanusiaan tetapi hanya memperoleh sembilan juta dolar pada Juni.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement