Senin 12 Aug 2013 20:55 WIB

Pro Mursi Bentengi Kamp Demonstran dari Serangan Militer

Para pendukung Mursi memegang balon dan mengibarkan bendera saat merayakan Idul Fitri di Kairo
Foto: AP
Para pendukung Mursi memegang balon dan mengibarkan bendera saat merayakan Idul Fitri di Kairo

REPUBLIKA.CO.ID, NASR CITY -- Para pendukung Presiden Mesir terguling Muhammad Mursi mempersiapkan diri akan adanya kemungkinan serangan dari pihak militer dan kepolisian setempat.

Di kamp Nasr City, Kairo, Aljazeera melaporkan, mereka mulai Mereka pun membeli perlengkapan pribadi seperti masker gas air mata, sarung tangan hingga kacamata.

Para demonstran pun mulai memperkuat 'benteng pertahanannya' dengan membangun pembatas kayu hingga pagar beton.

Sebelumnya, sumber Aljazeera dari otoritas keamanan Mesir menjelaskan, polisi akan mengepung para pendukung Mursi pada Senin (12/8) pagi tadi. Akan tetapi, tidak ada tanda-tanda peningkatan aktivitas pasukan keamanan hingga senja di Mesir. 

Pemimpin senior Ikhwanul muslimin Gamal Heshmat menjelaskan, setiap upaya pengepungan terhadap kamp demonstran akan dihitung sebagai tindak kriminal.

"Ini adalah aksi duduk untuk semua putra Mesir dan setiap upaya untuk mengepung dan membuat kematian secara perlahan dengan memotong akses makanan dan air atau listrik adalah kejahatan, dan setiap orang akan diminta pertanggungjawabannya."

Menurutnya, setiap serangan yang membunuh warga Mesir karena perbedaan pandangan politik seperti yang terjadi saat ini, akan membakar Mesir. 

Sementara itu, para pendukung Mursi masih terlihat  bersemangat untuk mengikuti demonstrasi. Mereka menggelar konvoi besar dengan mobil-mobil yang membawa poster Mursi. Konvoi tersebut membunyikan klaksonnya saat berjalan melalui Kairo Timur.

Demonstran perempuan pun tidak mau ketinggalan. Ratusan kaum hawa berjalan kaki di Kairo tengah dan meneriakkan sambil mencela nama pimpinan militer Mesir Jendral Abdel Fattah al-Sisi. "Sisi adalah pengkhianat, Sisi adalah pembunuh."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement