Jumat 11 Oct 2013 11:46 WIB

AS Tanggapi 'Dingin' Kunjungan Ayah Snowden ke Rusia

Lon Snowden (file photo)
Foto: AP/Rosiyya 24 via APTN
Lon Snowden (file photo)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON  -- Amerika Serikat (AS) mengabaikan kedatangan ayah buron pembocor intelijen AS Edward Snowden Kamis (10/10) di Moskow. Pemerintah AS jug membantah bahwa kedatangan Lon Snowden untuk membawa pesan dari Washington untuk anaknya yang dituduh melakukan spionase.

"Sang ayah benar-benar tidak punya kaitan dengan kami, dan bahkan pertemuan ayah-anak itu benar-benar tidak menjadi kepedulian kami," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf kepada wartawan beberapa jam setelah Lon Snowden, tiba di bandara Moskow yang sama di mana putranya mengasingkan diri selama beberapa pekan pada musim panas lalu.

"Kepedulian kami benar-benar Edward Snowden kembali ke Amerika Serikat. Dia dituduh dengan dakwaan sangat serius di sini. Dia harus diberi proses hukum penuh dan perlindungan yang berlaku di bawah hukum AS," tambah Harf.

Ditanya apakah Snowden telah melakukan kontak dengan para pejabat AS di Moskow, Harf mengatakan dia tidak lakukan itu. Dan dalam menanggapi pertanyaan tentang apakah ayah Snowden telah memberitahu pihak berwenang AS mengenai rencana khusus perjalanannya ke Rusia atau membawa pesan untuk anaknya, ia menuturkan belum mengetahui hal tersebut.

Berbicara kepada media Rusia Kamis (10/10) pagi setelah tiba di Moskow, Lon Snowden mengatakan, dia yakin Rusia adalah satu-satunya tempat di mana anaknya aman saat ini dan menyatakan ia tidak tahu tentang rencana anaknya di masa depan. Edward Snowden diberi suaka sementara satu tahun oleh Rusia pada Agustus setelah ia tiba di Moskow dalam penerbangan dari Hong Kong, di mana ia melarikan diri setelah membocorkan dokumen-dokumen sensitif program pengawasan elektronik pada intelijen AS kepada media.

Banyak aktivis hak-hak sipil di Amerika Serikat dan di seluruh dunia telah menggambarkan Snowden sebagai pahlawan 'whistleblowing'. Namun para pejabat AS telah menggambarkan tindakan Snowden sebagai sangat merusak dan mengatakan media salah menafsirkan beberapa informasi dalam dokumen yang dibocorkan itu.

sumber : Antara/RIA Novosti-0ANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement