REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menjadi pengusaha memang tidak memandang usia. Anak berusia sembilan tahun, Henry Patterson menjadi pengusaha termuda Inggris setelah membuka toko online yang menjual permen, Not Before Tea.
Toko online itu menjual permen untuk anak-anak. Dengan bantuan ibunya, Rebecca, anak sekolah dari Buckinghamshire telah mendapatkan keuntungan dari bisnisnya.
Henry mengatakan mendapat insipirasi dari ibunya yang juga memiliki toko permen. "Dia selalu menceritakan kepada saya kisahnya ketika masih muda dan dia menggunakan sepedanya untuk pergi ke toko permen dan membeli permen untuk 50 sen," ujarnya dikutip Huffingtonpost, Kamis (24/10).
Pengusaha muda tersebut kemudian membuat toko permen dan saat ini sudah masuk dalam nominasi Penghargaan Pengusaha Inggris. Henry sebenarnya sudah menjalankan dua bisnis. Ia membangun bisnis pada usia tujuh tahun dengan menjual kantong pupuk untuk satu euro. Pemasok produknya adalah peternakan kuda milik keluarga.
Bisnis kedua Henry dibangun saat dia membeli dan menjual barang miliknya di eBay, dan membuat keuntungan 150 Euro. Sekarang, toko permennya yang pertama akan dibuka dan sudah mendapat 100 pesanan dengan target keuntungan 10 Euro di bulan pertama, yang bisa diprediksi dalam satu pekan.
Henry juga tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjual permen ke teman-teman sekelasnya dan perawat sekolah. "Kami telah menjual online tapi kami ingin membuka sebuah toko," ujarnya.
Ia bercita-cita terus menjalankan bisnis permennya. Henry ingin mengembangkan bisnis permen ke bisnis lain. Merk dagangnya bisa berekpansi ke toko cokelat dan kue. "Saya berencana untuk melanjutkan Not Before Tea selama mungkin, kami ingin terus melanjutkan dan kami punya banyak ide yang menarik," ujarnya.