REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Iran Mohammad, Javad Zarif, menekankan pentingnya mengakhiri perang dan pertumpahan darah di Suriah melalui solusi Suriah-Suriah.
Dalam satu pertemuan dengan mantan Sekretaris Jenderal PBB dan kepala sekelompok mantan pemimpin global yang dikenal sebagai "Sesepuh" Kofi Annan di Teheran, Zarif menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah dan melawan ekstremisme di negara itu.
Dia mengatakan Iran memainkan peranan yang tak bisa dipungkiri dalam mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kemajuan di kawasan Teluk Persia dan Timur Tengah yang sensitif. Dia menyatakan kesiapan Teheran untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara regional.
Annan dan para anggota 'sesepuh' lain mengatakan bahwa Iran dapat memainkan peran yang lebih konstruktif di kawasan dan seluruh dunia.
Mereka menyatakan keprihatinan serius atas situasi bencana saat ini di Timur Tengah. Mereka mendesak upaya-upaya untuk mengurangi penderitaan negara-negara regional dan melawan sektarianisme.