REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Perdana Menteri Inggris David Cameron mulai menggalang kekuatan di seluruh negeri dan menyerukan kepada rakyatnya untuk menentang upaya Skotlandia menjadi negara merdeka.
”Coba renungkan kembali, apa saja yang telah kita lakukan dan perjuangkan bersama-sama. Inggris Raya adalah pemenang dalam sejarah dunia. Mari kita tetap bersatu untuk meraih masa depan yang gemilang juga,” ujar Cameron saat berpidato di Stadion Olimpide London, Jumat (7/2), seperti dikutip dari ITV.
Menurutnya, gagasan mengenai ‘Skotlandia Merdeka’ bakal memecah-belah Inggris. Ia pun mendesak seluruh rakyatnya agar mengimbau para pemilih di Skotlandia untuk menolak wacana kemerdekaan tersebut pada referendum.“Saya tidak tahan melihat Inggris terkoyak-koyak,” katanya.
Wakil Menteri Pertama Skotlandia, Nicola Sturgeon, menilai seruan PM Cameron tersebut sebagai tindakan ‘memalukan’ dan ‘pengecut’.
Skotlandia dijadwalkan akan mengadakan referendum pada 18 September nanti untuk memutuskan apakah negara ini tetap bergabung atau memisahkan diri dari Inggris Raya. Akan tetapi, jajak pendapat sejauh ini menunjukkan sekitar 40 persen dari warga Skotlandia menentang wacana kemerdekaan tersebut.