Sabtu 01 Mar 2014 01:47 WIB

Israel Paksa IAEA Rilis Laporan Nuklir Iran

Rep: Satya Festiani/ Red: Bilal Ramadhan
International Atomic Energy Agency (IAEA) Director General Yukiya Amano (file photo)
Foto: Reuters/Herwig Prammer
International Atomic Energy Agency (IAEA) Director General Yukiya Amano (file photo)

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM-- Israel meminta Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk merilis laporan lengkap tentang proyek nuklir yang dilakukan oleh Iran. Tahun lalu, IAEA berencana untuk mengeluarkan laporan tentang proyek yang dilakukan oleh Iran, tetapi tertunda karena hubungan Iran dengan negara-negara lainnya mendingin.

Menteri Urusan Strategis Israel Yuval Steinitz mengatakan, peran IAEA adalah untuk menjelaskan pada komunitas internasional mengenai semua informasi yang berhubungan dengan aspek-aspek militer dalam proyek nuklir Iran.

"IAEA seharusnya tidak menangguhkan hal tersebut walaupun alasannya karena diplomasi yang sensitif," ujar Steinitz, Jumat (28/2).

Ia memaksa IAEA untuk segera merilis laporan mengenai Iran. Israel dikabarkan sebagai satu-satunya wilayah yang memiliki senjata nuklir. Israel memiliki perwakilan di IAEA, tetapi belum menandatangani Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT).

Sumber mengatakan, laporan IAEA kemungkinan akan berisi tinjauan yang lebih luas mengenai nuklir Iran, termasuk PMD. Pada November lalu, Iran dan IAEA telah sepakat untuk transparan untuk mengurangi kekhawatiran dunia mengenai aktivitas atom di Iran.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement