Jumat 07 Mar 2014 11:30 WIB

Selamat dari Taliban, Ribuan Artefak Afghanistan Dipamerkan di Sydney

Red:
abc news
abc news

REPUBLIKA.CO.ID, ASUTRALIA -- Puluhan artefak kuno yang selamat dari kehancuran perang di Afghanistan tiba di Sydney untuk dipamerkan ke publik.

Artefak kuno itu diselamatkan dari Museum Nasional di Kabul pada akhir 1980-an oleh sejumlah staf  yang khawatir akan resiko yang ditimbulkan oleh perang sipil yang pecah di Afghanistan setelah gagalnya invasi Soviet.

Lebih dari 230 buah artefak, termasuk diantaranya patung, gelas, dan karya-karya seni kuno lainnya tersebut akan dipamerkan di Galeri Seni New South Wales mulai besok.

 

Artefak itu sebelumnya disembunyikan didalam lemari besi di istana kepresidenan di Kabul selama 14 tahun, tindakan itu berhasil menyelamatkan mereka dari perusakan oleh kelompok Taliban seperti yang terjadi dengan banyak artefak lainnya.

Artefak seni kuno ini dipertunjukan kembali pada tahun 2003 setelah Taliban berhasil disingkirkan dari kekuasaan oleh pasukan pimpinan Amerika.

Zahir Youssofzay, seorang arkeolog dari Afghanistan yang kini berbasis di Universitas Sydney, berperan penting dalam menyelamatkan benda-benda seni berharga tersebut.

"Ketika itu situasinya sangat kacau di Afghanistan, sehingga pemerintah Najibullah memutuskan untuk menempatkan beberapa benda berharga di beberapa tempat agar bisa diselamatkan,” katanya.

"Mereka meminta beberapa arkeolog dan staf museum untuk menyembunyikan benda-benda seni kuno itu. Dan waktu itu sangat sulit untuk bisa mengambil semua benda dari museum Kabul jadi kami hanya memilih beberapa benda yang sangat berharga saja."

Direktur Galeri Seni NSW, Michael Brand mengatakan kalau pameran ini akan merefleksikan kekayaan dan keragaman budaya Afghanistan.

"Ini merupakan kehormatan yang sangat langka bisa memamerkan benda-benda seni kuno Afghanistan di galeri kami,” katanya.

"Dan pameran ini juga sekaligus menggambarkan peran besar dari sejumlah pribadi di Afghanistan yang telah berjuang menyelamatkan warisan kebudayaan mereka,” katanya.

Jumlah artefak Afghanistan yang dipamerkan diperkirakan berasal dari tahun  2200 sebelum masehi sampai tahu 100 setelah masehi.

Artefak seni ini juga telah dipamerkan di Melbourne dan Brisbane.

Pameran di Sydney akan juga akan mempertunjukan karya-karya dari artis Australia kelahiran Afghanistan, Khadim Ali.

Pameran Afghanistan: Harta Tersembunyi dari Museum Nasional Kabul akan dibuka di Galeri Seni NSW sampai 15 Juni 2014.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement