Ahad 16 Mar 2014 20:31 WIB

Pasukan Suriah Klaim Kuasai Kota Yabrud

   Pemandangan kota yang hancur, penuh dengan puing-puing yang berserakan akibat perang saudara di kota Homs, Suriah, Ahad (9/3).  (Reuters/Thaer Al Khalidiya)
Pemandangan kota yang hancur, penuh dengan puing-puing yang berserakan akibat perang saudara di kota Homs, Suriah, Ahad (9/3). (Reuters/Thaer Al Khalidiya)

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Pasukan Suriah mengklaim  telah merebut pangkalan pemberontak Yabrud di daerah strategis Qalamun dekat perbatasan Lebanon.

"Angkatan bersenjata kami yang gagah berani menguasai penuh Yabrud di Provinsi Damaskus dan menyisir seluruh kota itu dan menyingkirkan bahan-bahan peledak yang ditinggalkan teroris-teroris," kata televisi pemerintah Suriah, Ahad (16/3), mengutip satu sumber militer.

Sumber-sumber oposisi mengatakan para warga sipil dan pegiat dari kota itu lari melintasi perbatasan terdekat memasuki Lebanon pada Sabtu malam sebelum Yabrud jatuh. Jatuhnya kota itu akan menjadi satu kekalahan simbolis dan praktis bagi oposisi.

Kota itu adalah pangkalan pemberontak sejak awal pemberontakan dimulai Maret 2011 dan terbukti merupakan sebuah keuntungan strategis kunci karena kedekatan letaknya dengan perbatasan Lebanon, wilayah tempat senjata-senjata dan para petempur bisa diselundupkan. Kota itu juga terletak di jalan raya penting yang menghubungkan Damaskus dengan kota ketiga Suriah, Homs.

Gerakan Hisbulah Lebanon yang mengirim para petempurnya yang terlatih dengan baik untuk membantu pasukan pemerintah Suriah, diperkirakan memainkan satu peran penting dalam merebut Yabrud.

Keterlibatan kelompok itu dalam konflik memicu serangan balasan bom tehadap pangkalannya di Lebanon.

Hisbullah dan pasukan keamanan Lebanon mengatakan banyak bom mobil, yang digunakan dalam serangan-serangan terhadap kelompok Hisbullah di Lebanon, berasal dari Yabrud dan dikirim melalui perbatasan itu

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement