Amandemen terhadap peraturan daerah dilakukan oleh pemerintah Quito yang bertujuan menghapus kekerasan terhadap perempuan, termasuk kebijakan yang tidak mentoleransi kekerasan seksual. Area yang menjadi fokus adalah transportasi umum dan tempat umum.
Skema program perlindungan sosial dari pemerintah yang bernama Awaaj Uthao atau "Bicaralah!" menerapkan konsep kota yang aman untuk meningkatkan keamanan, termasuk layanan polisi yang tanggap gender. Program Kota Aman New Delhi juga telah melakukan audit keamanan di 25 area dengan Mumbai dan Bengaluru sebagai lokasi percontohan.
Sebagai bagian Program Kota Aman, audit keselamatan perempuan telah dilakukan dalam proses perencanaan Kementerian Perumahan, Perlengkapan, dan Pekerjaan Umum Mesir . Hal ini memungkinkan perempuan lokal untuk mengidentifikasi kondisi keamanan di komunitas mereka dan membangun kerjasama dengan pihak berwenang.
Kampanye Kota Aman di Kigali sedang berlangsung dengan dukungan dari kantor walikota yang mendukung reformasi undang-undang kekerasan terhadap perempuan, termasuk pelecehan dan kekerasan seksual di tempat umum.
Penyelesaian pekerjaan sedang dilakukan di Pasar Gerehu untuk menata ulang lokasi yang memungkinkan memberi rasa aman bagi pedagang yang 80 persennya merupakan kaum perempuan. Perubahan ini termasuk meningkatkan fasilitas toilet dan pemandian, memberi dukungan bagi korban kekerasan dan mendorong upaya meminimalisasi transaksi dengan uang untuk mengurangi risiko pencurian. Peraturan daerah juga sudah diterapkan untuk meningkatkan keamanan bagi perempuan dan anak-anak perempuan.
Rekomendasi
-
Kamis , 23 Apr 2026, 08:47 WIB
Perang Ukraina, Putin: Kami Tahu Bagaimana Ini Berakhir, Tapi Belum Saatnya Diungkap
-
-
Kamis , 23 Apr 2026, 07:54 WIBJerman Kewalahan, Pasokan Minyak Kazakhstan Mendadak Disetop Rusia, ini Alasannya
-
Kamis , 23 Apr 2026, 07:01 WIBMenteri Angkatan Laut Amerika Mendadak Mengundurkan Diri di Saat Genting, ini Penjelasan Pentagon
-
Kamis , 23 Apr 2026, 06:58 WIBMengapa Singapura-AS Sewot Soal Wacana Indonesia Pajaki Selat Malaka
-
Kamis , 23 Apr 2026, 06:53 WIBIran tidak akan Buka Selat Hormuz Selama AS Masih Terapkan Blokade Maritim
-