Jumat 02 May 2014 06:33 WIB

Jika Sanksi Dihapus, Iran Akan Beli 400 Pesawat Komersil

Bendera Iran  (ilustrasi)
Foto: politico.ie
Bendera Iran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-- Iran akan membeli 400 pesawat penumpang dalam sepuluh tahun ke depan jika sanksi terhadap armada penerbangannya dihapus secara menyeluruh, media lokal melaporkan pada Kamis.

Dalam "Rencana Visi Dua Puluh Tahun" negara itu, yang berjalan sampai Maret 2025, industri transportasi udara Iran akan membutuhkan 400 pesawat penumpang, yang berarti bahwa penerbangan Iran harus membeli 40 pesawat per tahun, Ketua Organisasi Penerbangan Sipil Iran Alireza Jahangirian mengatakan seperti dikutip oleh Press TV.

Dana Pembangunan Nasional (NDP) Iran telah mengalokasikan 500 juta dolar AS untuk pembelian pesawat penumpang baru, dan 500 juta dolar AS lainnya untuk membeli suku cadang, kata Jahangirian.

Menyusul kesepakatan nuklir interim antara Iran dan kelompok P5+1, lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman, Boeing Co. dan General Electric Co. telah memperoleh izin dari Departemen Keuangan AS untuk mengekspor suku cadang pesawat penumpang ke Iran.

Jahangirian menyebut izin tersebut sebagai 'sinyal positif' dari Amerika Serikat, yang akan memungkinkan negara itu untuk memperbaharui armadanya yang berusia tua.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap Iran setelah kemenangan Revolusi Islam pada 1979, melarang industri penerbangan internasional dari penjualan pesawat penumpang dan suku cadangnya kepada Teheran. Dari 250 pesawat komersial Iran, sekitar 100 pesawat tidak beroperasi karena kurangnya suku cadang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement