REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri pertahanan Rusia memerintahkan pasukan kembali ke pangkalan-pangkalan mereka setelah pelatihan militer dekat perbatasan dengan Ukraina, memenuhi perintah Presiden Vladimir Putin. Demikian kata kantor berita Interfax pada Selasa.
Kremlin Senin mengumumkan bahwa Putin telah memerintahkan pasukan Rusia dekat Ukraina pulang ke pangalan-pangkalan mereka.
Tetapi, NATO dan Amerika Serikat mengatakan mereka tidak melihat tanda-tanda penarikan itu. Moskow tidak melaksanakan janji-janji seperti itu sebelumnya.
''Kementerian pertahanan mengatakan pasukan itu, yang terlibat pelatihan militer di wilayah Rostov, Belgorod dan Bryansk diperintahkan mundur,'' kata laporan itu. Seorang juru bicara kementerian pertahanan menolak memberi komentar.
Moskow menggelar puluhan ribu tentara dekat daerah-daerah perbatasan di mana kelompok separatis telah mengumumkan negara-negara merdeka. Kiev dan sekutu-sekutu Baratnya khawatir pasukan Rusia tersebut dapat digunakan untuk melakukan invasi mendukung pemberontak.