Ahad 08 Jun 2014 19:35 WIB

Turki Kecam Sanksi Barat Terhadap Iran

Turki
Foto: AP
Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam sanksi-sanksi Barat terhadap Iran. Menurutnya, Barat telah memberlakukan sanksi-sanksi terhadap Iran tetapi pada saat yang sama mengekspor barang ke negara itu.

Dia menambahkan, bahwa sementara perusahaan-perusahaan Barat memiliki pertukaran perdagangan dengan Iran, mereka menciptakan rintangan di jalan ekspor Turki ke Iran. Erdogan mengatakan, Ankara telah secara eksplisit meminta Barat mengapa Turki tidak boleh mengekspor barang ke Iran.

Sementara itu, Kantor Berita resmi Iran IRNA juga memberitakan, Presiden Iran Hassan Rouhani dijadwalkan akan melakukan kunjungan resmi ke Turki memimpin delegasi tingkat tinggi pada 9 Juni. Selama kunjungannya, Rouhani akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Turki Abdullah Gul dan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Menteri Komunikasi dan Informatika Iran, Mahmoud Vaezi, mengatakan bahwa pembicaraan tentang kerja sama di sektor energi akan menjadi isu utama diskusi di Turki. Menteri Iran tiba di ibu kota Turki, guna bertemu dengan Perdana Menteri Turki Erdogan serta para pejabat lainnya termasuk Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoglu.

Vaezi juga menyatakan bahwa Turki tertarik dalam meningkatkan impor gas alam dari Republik Islam, dan menambahkan bahwa Iran menyambut rencana tersebut berdasarkan kebijakannya untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara tetangga.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement