Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Rusia Tagih Utang Gas Ukraina

Senin 16 Jun 2014 08:16 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Muhammad Hafil

Ladang gas

Ladang gas

Foto: Sony Soemarsono

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Ukraina dan Rusia mengadakan pertemuan sebagai upaya terakhir mencapai kesepakatan dalam sengketa harga gas pada Ahad waktu setempat. Itu terjadi hanya beberapa jam sampai batas waktu dimana Ukraina harus membayar utang gas mereka sebesar 1,95 miliar dolar AS kepada Rusia atau persediaan gas mereka akan diputus,

Dilansir dari Reuters, Senin (16/6), Ukraina memasok gas dari BUMN Rusia, Gazprom. Apalagi, Gazprom akan mengubah sistem pembayarannya menjadi pembayaran dimuka jika Ukraina tak kunjung juga membayar tagihannya. Batas waktunya adalah Senin ini.

Pertemuan yang dimediasi oleh Komisi Eropa itu terus berlanjut. Pembicaraan ini sangat penting sebab jika Rusia menghentikan pasokan gas ke Ukraina maka ini bisa mengganggu aliran gas ke Uni Eropa yang mengimpor gas dari Ukraina. Apalagi, ketegangan politik kedua negara dan bentrokan antara pasukan pemeritah dengan separatis pro-Rusia terus berlanjut di Ukraina Timur. 

Ukraina menerima usulan Komisi Eropa yang menawar harga gas menjadi 326 dolar AS per 1000 meter kubik untuk periode tertentu. Namun, Moskow bertahan dengan harga 385 dolar AS per 1000 meter kubik dengan alasan mereka sudah menguranginya hingga 100 dolar AS. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA