Selasa 24 Jun 2014 10:26 WIB

Wow, Puasa di Eropa Utara Bisa Capai 24 Jam

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Bilal Ramadhan
Berpuasa
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Berpuasa

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI-- Muslim di Arab Saudi akan berpuasa selama 15 jam tahun ini di tengah-tengah musim panas. Ini masih lebih baik dibandingkan negara-negara di belahan Eropa yang berpuasa hingga 20 jam lamanya.

The Sharjah Planetarium mengatakan bahwa Ramadhan kemungkinan akan dimulai pada 29 Juni, tergantung pada penampakan bulan dengan selang siang hari sekitar 13 jam dan 45 menit. Puasa di Arab Saudi secara total akan berlangsung selama 15 jam dan 15 menit.

Menjelang akhir bulan, lamanya puasa di Arab Saudi akan berkurang sekitar 20 menit hingga 14 jam dan 55 menit. Dilansir dari Gulf News, Selasa (24/6), musim panas adalah satu tantangan utama berpuasa ketika bekerja di luar rumah.

Bagian utara Bumi akan miring ke arah matahari tahun ini. Norwegia menikmati siang hari hingga 24 jam. Di Kota Tromso misalnya, matahari tidak pernah terbenam selama musim panas, dan berlangsung Mei hingga akhir Juli.

"Kami ingin menghilangkan kesalahpahaman tentang Ramadhan. Ini bukan tentang apa yang harus atau tidak harus dilakukan oleh kaum non-Muslim untuk menghormati Muslim yang berpuasa, melainkan lebih kepada penerimaan antarumat bergama untuk hidup berdampingan dalam damai dan menghormati satu sama lain," ujar Nasif Kayed dari perwakilan pemerintah Arab Saudi.

Lebih dari 90 ribu atau sekitar 1,8 persen dari populasi Norwegia adalah Muslim. Karena tidak mungkin untuk berpuasa 24 jam selama sebulan terus menerus, maka umat Islam di wilayah ini bisa mengikuti puasa di kota atau negara tertangga terdekat yang memiliki perbedaan jelas antara siang dan malamnya. Cara lainnya adalah puasa berdasarkan waktu yang diselenggarakan di Mekah dan Madinah.

Untuk kasus Tromso, kota tetangga terdekat yang memiliki jadwal terbit dan terbenamnya matahari adalah Hastard yang akan memiliki periode puasa 21 jam dan 36 menit tahun ini. Kota-kota utara lainnya, seperti Alaska, St Petersburg, dan Helsinki akan memiliki jadwal puasa lebih dari 20 jam, sedangkan London 18-19 jam. Tahun ini siang hari di Argentina hanya akan berlangsung sembilan jam dan 50 menit. Artinya, puasa akan berkisar 10-11 jam.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement