Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Ukraina Rebut Sloviansk

Ahad 06 Jul 2014 12:51 WIB

Rep: Dessy Saputri/ Red: Muhammad Hafil

Tentara Ukraina.

Tentara Ukraina.

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Presiden Ukraina menyatakan telah merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh pemberontak di Sloviansk. Hal ini pun menjadi titik balik keberhasilan pemerintah Ukraina dalam konflik di Ukraina timur ini. 

Dilansir dari BBC, Petro Poroshenko mengatakan kemenangan ini pun bukan merupakan kemenangan sepenuhnya, namun hanya sebagai simbol yang penting. Pasukan pemerintah telah berhasil merebut kembali sejumlah wilayah sejak dilakukannya operasi besar-besaran di Donetsk dan Luhansk, menyusul dilanggarnya gencatan senjata. 

Pemberontak pendukung Rusia kini juga masih menguasai dua kota besar dan sejumlah wilayah lainnya. Tetapi, Sloviansk dinilai menjadi tempat yang penting bagi para pemberontak dan merupakan pusat militer dari Republik Rakyat Donetsk. 

"Ini bukanlah kemenangan sepenuhnya, dan bukan waktunya untuk merayakannya," kata Poroshenko. "Namun, pembersihan gang-gang yang bersenjata di Slooviansk merupakan hal yang penting. Ini merupakan awal titik balik dalam pertempuran melawan para pemberontak," jelasnya. 

Pejabat Ukraina mengatakan militer saat ini berada di Sloviansk dan berjanji akan segera menyalurkan bantuan kemanusian. Para pemberontak pun meninggalkan kota setelah terlibat dalam baku tembak yang dipimpin oleh Igor Strelkov. 

"Bendera nasional Ukraina telah dikibarkan di Slovyansk oleh tentara Ukraina," kata Valery Heletey, menteri pertahanan, pada Sabtu dalam pernyataannya. Pengumuman ini muncul setelah menteri dalam negeri mengumumkan sejumlah separatis pendukung Rusia telah melarikan diri setelah diserang oleh pasukan Ukraina.

"Sejumlah pemberontak telah melarikan diri, pasukan tempur kita mengalahkan mereka. Mereka kalah dan menyerah," kata Arsen Avakov, menteri dalam negeri, seperti dilansir dari Aljazeera.

sumber : BBC/Aljazeera
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA