REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Pihak berwenang Yordania menangkap 11 pengunjuk rasa yang menyerukan penutupan kedutaan besar Israel di ibukota Amman, Kamis (10/7).
Protes, yang dilakukan oleh kelompok agama dan garis kiri, menandai respon publik pertama atas serangan udara Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 81 warga Palestina.
Sekitar 150 pria dan perempuan berkumpul di luar Masjid Kalouti, sekitar 100 meter dari kedutaan Israel. Massa mendesak pemerintah Yordania mengambil tindakan yang lebih kuat, termasuk mengusir duta besar Israel.
Sebanyak 40 polisi Yordania mengelilingi para pengunjuk rasa. Mereka meneriakkan, "Palestina dijual", "Polisi harus mengambil tindakan di perbatasan", dan "Amman harus dibersihkan dari kedutaan Israel dan AS".
Para petugas menggunakan kekuatan untuk membubarkan massa dan menangkap beberapa pendemo, termasuk seorang wartawan.