REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Militer Israel menangkap 11 anggota parlemen Hamas. "Tangan mereka diborgol, saat Israel menyerbu kota-kota di Tepi Barat, seperti Tulkarem, Al-Khalil, Nablus, Ramallah dan Jenin," kata pejabat lokal seperti dilansir Xinhua, Senin (14/7).
Penangkapan tersebut dilakukan ketika Operation Protective Edge Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza terus dilancarkan. Sebanyak 174 orang Palestina tewas, sedangkan lebih dari 1.200 orang lagi cedera.
Sementara itu, Komisaris Umum Lembaga Pekerjaan dan Bantuan PBB Pierre Krahenbuhl mengecam perluasan agresi militer Israel ke Jalur Gaza. Ia mengatakan perluasan serangan tersebut akan menimbulkan konsekuensi negatif pada warga sipil.
"Perlu untuk mengembalikan ketenangan di Jalur Gaza sesegera mungkin untuk menghindari korban lebih banyak", kata pejabat PBB itu.