Kamis 17 Jul 2014 14:47 WIB

Bashar al-Assad Resmi Dilantik Jadi Presiden Suriah

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: M Akbar
Bashar Al Assad
Foto: AP
Bashar Al Assad

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Presiden Bashar al-Assad secara resmi dilantik menjadi presiden Suriah selama periode tiga tahun berikutnya. Pelantikan ini akhirnya dilakukan setelah pihak lawan menyebut pemilu yang dimenangkan Assad itu hanya merupakan sandiwara.

BBC melaporkan, stasiun televisi menyiarkan upacara langsung dari istana kepresidenan di Damaskus. Assad pun kembali bersumpah untuk memerangi terorisme hingga keamanan pulih di negara tersebut. Namun, ia juga berjanji akan menawarkan rekonsiliasi nasional kepada pihak lawannya.

Ia sendiri sebelumnya menolak mengundurkan diri sejak Suriah bergejolak pada Maret 2011. Konflik ini muncul setelah pemerintah melancarkan serangan brutal kepada para demonstran yang melakukan protes dan menyebabkan 170 ribu orang tewas serta lebih dari sembilan juta lainnya mengungsi.

Assad memenangkan pemilu sebanyak 88.7 persen dalam pemilu diselenggarakan di wilayah yang dikuasai oleh pemerintah. ''Warga Suriah, tiga tahun empat bulan telah terlewati sejak beberapa orang meneriakkan kebebasan,'' kata Assad setelah diambil sumpahnya.

''Mereka ingin revolusi, tetapi anda telah menjadi revolusioner yang sesungguhnya. Saya memberi selamat kepada anda semua atas revolusi anda dan kemenangan anda,'' tambahnya.

Selain itu, Assad juga berjanji bahwa Arab, kawasan regional dan negara-negara Barat yang membantu para pemberontak dan berusaha menggulingkannya akan mendapat balasan karena telah mendukung terorisme.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement