Sabtu 19 Jul 2014 10:42 WIB

Hindari Ukraina, Perusahaan Penerbangan Belarusia Ubah Jalur

Asap mengepul di sebuah lokasi kecelakaan sebuah pesawat Malaysia Airlines, dekat desa Grabovo, Ukraina, Kamis(17/7). (AP/Dmitry Lovetsky)
Foto: AP/Dmitry Lovetsky
Asap mengepul di sebuah lokasi kecelakaan sebuah pesawat Malaysia Airlines, dekat desa Grabovo, Ukraina, Kamis(17/7). (AP/Dmitry Lovetsky)

REPUBLIKA.CO.ID, MINSK -- Perusahaan penerbangan nasional Belarusia, Belavia, telah mengubah jalur penerbangannya di wilayah udara Ukraina Timur, tempat kecelakaan udara mematikan terjadi pada Kamis (17/7), kata kantor pers Belavia pada Jumat (18/7).

"Keputusan untuk mengubah jalur penerbangan melalui wilayah udara Ukraina Timur dibuat setelah pesawat sipil Boeing 777 milik Malaysia Airlines diduga ditembak jatuh di Donetsk Oblast," kata kantor pers tersebut.

Perusahaan penerbangan nasional Belarusia itu menyatakan penerbangan di bagian lain wilayah udara Ukraina diperkenankan buat semua pesawat. Ia menambahkan perubahan jalur mungkin mempengaruhi lamanya penerbangan, dan penundaan penerbangan mungkin terjadi.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pada Jumat (18/7) telah mengirim ucapan belasungkawa kepada Kepala Negara Malaysia, Raja Belanda dan Gubernur Jenderal Persemakmuran Australia sehubungan dengan kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH17.

"Atas nama rakyat Belarusia saya menyampaikan belasungkawa tulus sehubungan dengan kecelakaan mengerikan Boeing 777 milik Malaysia Airlines di wilayah udara Ukraina," kata Lukashenko.

Pesawat MH17 sedang dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, ketika jatuh pada Kamis, sehingga menewaskan semua 298 penumpang dan anggota awak. Di antara korban terdapat, 173 warga negara Belanda, 27 warga Australia, 44 warga Malaysia, dan 12 warga Indonesia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement