Senin 21 Jul 2014 14:53 WIB

Jual Daging Kedaluwarsa, Cina Tutup Pabrik Pengolah Daging

McDonalds
McDonalds

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Pemerintah Cina menutup satu pabrik pengolah daging, OSI. Diketahui pabrik tersebut menjual daging kedaluwarsa dan memasoknya ke restoran cepat saji Amerika Serikat, seperti McDonald dan KFC.

Televisi Shanghai melaporkan pabrik tersebut mencampurkan daging kedaluwarsa dengan produk segar. Hal itu dilakukan untuk mengaburkan pemeriksaan daging yang dilakukan restoran cepat saji.

Diketahui, pabrik tersebut tak hanya memasok daging olahan ke McDonald dan KFC, tetapi juga Burger King, Papa John's Pizza, Starbucks, bahkan kedai roti lapis di kereta bawah tanah.

Dilaporkan, selain menutup pabrik tersebut, badan pengawas makanan dan obat setempat juga menyita produk-produk yang diduga menggunakan daging kadaluarsa.

McDonald's dalam pernyataannya mengatakan segera menghentikan pemakaian produk dari pabrik tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh KFC dan Pizza Hut.

Bukan kali pertama Cina bermasalah dengan produk-produk makanan. Yang terparah pada 2008 ketika ditemukan bahan kimia, yakni melamin di dalam produk susu. Akibatnya, enam bayi tewas dan lebih dari 300 ribu orang sakit.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement