Jumat 01 Aug 2014 19:25 WIB

MUI: DK PBB Harus Tetapkan Israel Penjahat Perang

Rep: c57/ Red: Maman Sudiaman
 Sejumlah aktivis berunjuk rasa di New York,Kamis (31/7), menentang aksi pemboman Israel ke wilayah pemukiman penduduk sipil di Jalur Gaza.
Sejumlah aktivis berunjuk rasa di New York,Kamis (31/7), menentang aksi pemboman Israel ke wilayah pemukiman penduduk sipil di Jalur Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat, Muhyidin Junaidi, menyatakan Dewan Keamanan (DK) PBB harus menetapkan Israel sebagai penjahat perang.

"Umat islam dunia melalui Organisasi Konferensi Islam (OKI), Liga Arab dan 'Non Alignment Movement' (NAM) harus menyatukan sikap," tegas Muhyidin saat dihubungi Republika, Jumat (1/8).

Menurut Muhyidin, penyatuan sikap itu diperlukan untuk menekan Amerika Serikat (AS) agar tunduk pada aturan main lembaga dunia seperti PBB. Muhammadiyah, lanjut Muhyidin, sudah punya program nyata untuk membantu Pelestina, terutama penggalangan dana untuk kemanusiaan.

Apalagi, katanya, saat ini masyarakat Palestina sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan dan bahan makanan.  "Sementara untuk masalah rekonstruksi bangunan yang hancur akibat invasi militer Israel, itu menjadi tanggung jawab Liga Arab," papar Muhyidin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement